Kayan Hilir — Memasuki akhir bulan Januari hingga pertengahan Februari, Kecamatan Kayan Hilir tengah melaksanakan musim panen padi yang berlangsung di lima desa yang ada di wilayah tersebut. Kegiatan panen ini menjadi momen penting bagi masyarakat, khususnya para petani, setelah melalui masa tanam dan perawatan padi selama beberapa bulan terakhir.
Panen padi di Kecamatan Kayan Hilir merupakan kegiatan yang telah dilakukan secara turun-temurun sejak zaman nenek moyang. Tradisi ini masih terus dipertahankan oleh masyarakat sebagai bagian dari budaya dan kearifan lokal dalam mengelola ladang pertanian.
Pelaksanaan panen dilakukan secara bersama-sama atau senguyun oleh warga dan para petani. Semangat kebersamaan dan gotong royong tampak jelas dalam setiap proses panen, mulai dari pemotongan padi hingga pengumpulan hasil panen.
Kegiatan panen biasanya dimulai sejak pagi hari hingga sore hari. Setelah padi terkumpul, proses perontokan dilakukan dengan dua cara, yaitu secara tradisional dengan cara diinjak maupun menggunakan mesin perontok padi untuk mempercepat proses pemisahan gabah dari tangkainya.
Dengan berlangsungnya musim panen ini, masyarakat berharap hasil yang diperoleh dapat mencukupi kebutuhan pangan keluarga serta meningkatkan kesejahteraan para petani di Kecamatan Kayan Hilir
Baca juga
- Perogram Alat berat Bupati dan Wakil Bupati Malinau wujudkan pembangunan jalan tani desa Data Dian
- Resmi, Jabatan Kepala Desa Long Pipa Diserahterimakan kepada Penjabat Baru
- Desa Long Metun Gelar Penyampaian LKPPDes Tahun Anggaran 2026
- Desa Sungai Anai Menjadi Desa Pertama yang Menyelenggarakan LKPPDes di Kecamatan Kayan Hilir
- Perbaikan Jalan Penghubung Kecamatan Kayan Hilir dan Kayan Hulu